Tuesday, February 17, 2026

Moch. Albani Arbareza, Siswa Multitalenta SMAN 3 Bandung yang Sabet Tiga Medali Emas di Ajang Sains Nasional dan Internasional

Share

Moch. Albani Arbareza, Siswa Multitalenta SMAN 3 Bandung yang Sabet Tiga Medali Emas di Ajang Sains Nasional dan Internasional

Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh salah satu siswa terbaik SMAN 3 Bandung, yaitu Mochammad Albani Arbareza, siswa kelas X-1, yang berhasil meraih tiga medali emas dari berbagai ajang bergengsi di bidang sains. Albani memenangkan Medali Emas bidang Biologi dan Geografi pada ajang International Youth Science Olympiad (IYSO) 2023, Medali Emas bidang Geografi pada Festival Olimpiade Sains dan Pendidikan (FOSPAN) 2023, serta Medali Emas bidang Kimia pada Olimpiade Sains Indonesia (OSI-H) 2023.

Capaian gemilang ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama SMAN 3 Bandung semakin dikenal sebagai sekolah yang melahirkan siswa-siswa berprestasi dan berkarakter unggul.

🌟 Awal Perjalanan Seorang Juara

Bagi Albani, sains bukan sekadar pelajaran di sekolah, melainkan dunia yang penuh rasa ingin tahu dan penemuan baru. Ketertarikannya terhadap ilmu pengetahuan sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia sering menghabiskan waktu membaca ensiklopedia, menonton video eksperimen ilmiah, dan mengikuti kompetisi akademik tingkat sekolah.

 

Setelah masuk SMAN 3 Bandung, semangatnya untuk berkembang semakin besar. Lingkungan sekolah yang kompetitif namun suportif membuat Albani semakin terpacu untuk terus belajar dan mencoba hal-hal baru. Ia aktif mengikuti pembinaan olimpiade yang diselenggarakan oleh sekolah, di bawah bimbingan guru-guru pembina berpengalaman.

Albani dikenal sebagai siswa yang tekun dan haus akan pengetahuan. Ia tidak hanya fokus pada satu bidang, tetapi juga mengeksplorasi berbagai cabang ilmu seperti biologi, geografi, dan kimia. Keingintahuannya yang luas inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam meraih banyak penghargaan.

🧠 Proses Persiapan dan Tantangan

Untuk mencapai prestasi di level nasional dan internasional tentu bukan hal yang mudah. Albani mengaku bahwa ia harus melalui proses panjang yang penuh dengan tantangan. Ia rutin mengikuti pembinaan intensif, mengerjakan soal-soal olimpiade, hingga berdiskusi dengan para pembina dan teman-temannya.

“Yang paling sulit adalah menjaga konsistensi belajar dan membagi waktu antara akademik dan olimpiade,” ungkap Albani. “Tapi setiap tantangan pasti bisa dilalui kalau kita punya niat dan tekad yang kuat.”

Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan bukan semata karena kecerdasan, tetapi hasil dari disiplin, kerja keras, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Setiap kali gagal dalam simulasi atau ujian persiapan, Albani tidak menyerah, melainkan menjadikannya sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri.

🏫 Peran SMAN 3 Bandung dan Dukungan Lingkungan

Keberhasilan Albani tentu tidak lepas dari dukungan besar lingkungan sekolah. SMAN 3 Bandung dikenal sebagai sekolah yang memiliki tradisi kuat dalam bidang akademik, terutama di ranah olimpiade sains. Sekolah menyediakan pembinaan intensif, mentor ahli, dan fasilitas belajar yang mendukung pengembangan potensi siswa.

Guru-guru pembimbing Albani memberikan bimbingan tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam membangun karakter pantang menyerah. Selain itu, dukungan teman-teman sekelas dan keluarganya menjadi motivasi tambahan yang membuat Albani semakin bersemangat untuk terus berprestasi.

Kepala sekolah juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian Albani. Ia menegaskan bahwa SMAN 3 Bandung selalu mendorong siswanya untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki nilai karakter, integritas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

🌍 Prestasi yang Menginspirasi

Rangkaian prestasi yang diraih Albani di bidang biologi, geografi, dan kimia menunjukkan betapa luasnya minat dan kemampuan akademiknya. Di ajang IYSO 2023, Albani bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Ia berhasil menunjukkan kemampuan berpikir kritis, analisis ilmiah, dan kemampuan memecahkan masalah secara sistematis.

Sementara dalam ajang FOSPAN 2023, Albani kembali membuktikan kemampuannya di bidang geografi dengan memahami fenomena bumi, lingkungan, dan dinamika global. Sedangkan dalam OSI-H 2023, kemampuan kimianya diuji melalui serangkaian soal teoritis dan eksperimental yang menuntut ketelitian dan kecermatan tinggi.

Tiga medali emas yang berhasil diraihnya menjadi bukti nyata bahwa Albani adalah siswa dengan semangat belajar luar biasa dan potensi akademik yang mengagumkan. Ia telah menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk terus berusaha mencapai mimpi, tanpa takut gagal.

Pelangi Syifa, Seniman Muda SMAN 3 Bandung yang Raih Juara 1 Desain Poster FLS2N 2023

Read more

Local News