Zaviera Siti – Pejuang Muda Pencak Silat yang Harumkan Nama SMAN 3 Bandung

Dunia olahraga kembali membawa kebanggaan bagi SMAN 3 Bandung. Kali ini, prestasi datang dari Zaviera Siti, siswi kelas X-5 yang berhasil meraih Juara I Pencak Silat Ganda Putri Dewasa dalam ajang Kejuaraan IPSI Cup 5 yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung Barat. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa semangat juang dan kerja keras dapat mengantarkan seseorang meraih puncak prestasi.
Zaviera dikenal sebagai siswi yang disiplin, tangguh, dan memiliki dedikasi tinggi di dunia bela diri, khususnya pencak silat. Sejak usia 10 tahun, ia telah mengenal dunia pencak silat melalui latihan rutin di perguruan silat daerahnya. Ketertarikannya tumbuh dari kekaguman terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni bela diri tradisional Indonesia tersebut—mulai dari keteguhan, sportivitas, hingga pengendalian diri.
Perjalanan menuju kemenangan di IPSI Cup 5 bukanlah hal yang mudah. Zaviera bersama rekannya menjalani latihan keras selama berbulan-bulan. Mereka harus mempersiapkan gerakan ganda yang serasi, harmonis, dan penuh presisi. Dalam kategori ganda putri dewasa, penilaian tidak hanya berdasarkan kekuatan dan kecepatan, tetapi juga pada keindahan gerakan, keserasian pasangan, dan penguasaan teknik bela diri yang baik.
“Latihan kami bisa sampai empat kali seminggu, bahkan menjelang lomba hampir setiap hari,” tutur Zaviera. Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya soal fisik, tetapi juga menjaga fokus dan kekompakan dengan rekan satu tim. “Dalam kategori ganda, kepercayaan dan komunikasi adalah kunci utama. Tanpa itu, gerakan tidak akan sinkron,” tambahnya.
Dalam pertandingan final, Zaviera dan rekannya tampil memukau. Gerakan mereka yang luwes namun kuat berhasil menarik perhatian para juri. Ketegasan ekspresi, koordinasi sempurna, serta penguasaan teknik membuat mereka unggul dari lawan-lawannya. Sorak sorai penonton semakin menambah semangat hingga akhirnya mereka dinobatkan sebagai Juara I Ganda Putri Dewasa.
Kepala SMAN 3 Bandung menyampaikan apresiasi besar atas pencapaian tersebut. Ia menilai bahwa prestasi Zaviera bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan juga bukti keberhasilan sekolah dalam mendorong siswa untuk berkembang di berbagai bidang. “Kami selalu mendukung setiap potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik. Prestasi Zaviera adalah hasil dari kerja keras dan nilai karakter yang kuat,” ujarnya
Bagi Zaviera, pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari jati diri bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan. Ia merasa bangga dapat berkontribusi menjaga warisan budaya Indonesia melalui prestasi. Selain itu, ia juga berharap bisa menginspirasi siswa lain agar berani menekuni bidang yang mereka cintai dengan sungguh-sungguh.
Ke depan, Zaviera berencana untuk terus berlatih dan mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa berprestasi di bidang bela diri yang identik dengan kekuatan dan ketangguhan. “Bagi saya, silat bukan hanya tentang menang, tapi tentang disiplin, mental baja, dan rasa hormat kepada lawan,” ujarnya tegas.
Prestasi Zaviera Siti menjadi bukti bahwa siswa SMAN 3 Bandung tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki semangat juang yang tinggi di bidang olahraga. Dengan dukungan sekolah dan semangat pantang menyerah, Zaviera telah menunjukkan bahwa karakter kuat dan kerja keras adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan.
Prestasi Inspiratif Razin Dimas – Juara II Spelling Bee Tingkat Nasional