Hafiz Rahman Hakim Aldrian: Kiprah Pelajar Muda yang Mengharumkan SMAN 3 Bandung Lewat Olimpiade Matematika

Dalam dunia akademik, matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang. Namun bagi Hafiz Rahman Hakim Aldrian, siswa kelas X-7 SMAN 3 Bandung, matematika bukan sekadar angka dan rumus, melainkan seni berpikir logis dan disiplin dalam mencari solusi. Berkat ketekunannya, Hafiz berhasil meraih Juara III bidang Matematika IMSO (International Mathematics and Science Olympiad) yang diselenggarakan oleh PT. Edu Brain Indonesia. Ajang ini mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai daerah, dan Hafiz berhasil membuktikan kemampuannya hingga babak final nasional pada 18 Agustus 2024.
Perjalanan Menuju Olimpiade
Perjalanan Hafiz menuju prestasi ini tidaklah singkat. Sejak SMP, ia sudah menunjukkan ketertarikan yang kuat terhadap dunia matematika. Ia senang memecahkan soal-soal sulit dan menganggap setiap permasalahan sebagai tantangan yang menyenangkan. Di SMAN 3 Bandung, minatnya semakin berkembang karena dukungan lingkungan belajar yang kompetitif dan penuh semangat.
Ketika mendapat informasi tentang kompetisi IMSO yang bergengsi, Hafiz langsung tertarik untuk ikut. Ia mempersiapkan diri dengan belajar intensif, mengerjakan soal-soal olimpiade, dan berdiskusi dengan guru pembimbing. Proses ini membentuk mental juang dan kemampuan analisis yang tajam.
Tantangan dan Perjuangan
Kompetisi IMSO terdiri dari dua tahap besar, yaitu penyisihan pada 27 Juli 2024 dan final nasional pada 18 Agustus 2024. Setiap tahap diisi dengan soal-soal logika, aljabar, geometri, hingga kombinatorika yang sangat kompleks. Hafiz mengaku sempat merasa gugup menghadapi peserta lain yang sama-sama hebat, namun ia tetap berusaha fokus dan percaya diri.
Dengan kerja keras dan doa, Hafiz berhasil lolos hingga babak final dan meraih Juara III nasional. Sebuah pencapaian luar biasa yang membuatnya bangga sekaligus termotivasi untuk terus berkembang.
Dukungan Sekolah dan Guru
Pihak sekolah, terutama para guru pembimbing olimpiade, memberikan dukungan penuh selama proses persiapan. Mereka rutin mengadakan pelatihan tambahan dan simulasi soal olimpiade. Hafiz sendiri dikenal sebagai siswa yang tekun, sopan, dan rendah hati. Ia selalu berusaha memahami konsep secara mendalam, bukan hanya menghafal rumus.
Guru pembimbingnya menyebut bahwa Hafiz adalah contoh nyata siswa yang memiliki kombinasi antara kecerdasan intelektual dan karakter yang kuat, sesuai dengan moto sekolah, “Knowledge is Power but Character is More.”
Inspirasi untuk Teman-teman
Keberhasilan Hafiz menjadi inspirasi bagi teman-teman sekelasnya di X-7 dan seluruh siswa SMAN 3 Bandung. Ia menunjukkan bahwa prestasi besar bisa diraih dengan usaha, konsistensi, dan ketekunan. Hafiz juga sering membantu teman-temannya memahami soal-soal sulit dan tidak segan berbagi tips belajar efektif.
Menurutnya, matematika bukan tentang siapa yang paling cepat menghitung, melainkan siapa yang paling sabar dan teliti memahami masalah. Prinsip ini yang selalu ia pegang selama belajar.
Harapan dan Cita-Cita
Setelah meraih Juara III IMSO, Hafiz berencana untuk terus mengasah kemampuan dan mengikuti ajang olimpiade tingkat nasional maupun internasional. Ia bercita-cita menjadi ahli matematika atau data scientist, yang dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan sains di Indonesia.
Bagi Hafiz, kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang. Ia berharap bisa membawa nama baik sekolah dan menginspirasi lebih banyak siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan.
Penutup
Prestasi yang diraih Hafiz Rahman Hakim Aldrian membuktikan bahwa kerja keras dan tekad yang kuat akan selalu membuahkan hasil. Ia adalah contoh nyata generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.
SMAN 3 Bandung patut berbangga memiliki siswa seperti Hafiz, yang telah membawa nama baik sekolah di kancah nasional dan menjadi inspirasi bagi banyak pelajar lainnya.
Anneke Nazeeya: Semangat Riset yang Berbuah Prestasi di Lomba Peneliti Belia Jawa Barat 2024