Elzar Muhammad Zain: Siswa SMA Negeri 3 Bandung yang Menorehkan Emas di Ajang Kejurda POPDA XIV Jawa Barat

SMA Negeri 3 Bandung kembali menorehkan kebanggaan lewat prestasi gemilang dari salah satu siswanya, Elzar Muhammad Zain, yang berhasil meraih Juara I Kyurugi dalam ajang Kejurda POPDA XIV Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat juang dan kedisiplinan mampu membawa hasil luar biasa, bahkan hingga ke tingkat provinsi.
Perjalanan Menuju Kejuaraan
Elzar, siswa kelas X-8, dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan penuh dedikasi dalam dunia olahraga, khususnya taekwondo. Kyurugi, atau pertarungan dalam taekwondo, merupakan salah satu cabang yang menuntut kecepatan, strategi, serta pengendalian diri yang tinggi. Bagi Elzar, olahraga ini bukan sekadar ajang unjuk kekuatan fisik, melainkan wadah untuk melatih mental, fokus, dan sportivitas.
Perjalanan menuju Kejurda POPDA XIV bukanlah hal yang mudah. Elzar harus melalui berbagai tahapan seleksi dan sesi latihan intensif. Setiap hari ia menghabiskan waktu berjam-jam di tempat latihan, memperbaiki teknik tendangan, kecepatan reaksi, dan keseimbangan tubuh. Bahkan di sela-sela kesibukan sekolah, Elzar tetap menjaga rutinitas latihan agar performanya tetap optimal.
“Latihan yang paling berat bukan hanya soal fisik, tapi juga mental. Kita harus belajar untuk tetap tenang dan fokus, meski dalam tekanan,” ujar Elzar ketika ditanya tentang kunci keberhasilannya.
Dukungan Sekolah dan Pelatih
SMA Negeri 3 Bandung dikenal tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberi perhatian besar pada pengembangan potensi siswa di bidang non-akademik. Kepala sekolah dan para guru sangat mengapresiasi pencapaian Elzar yang telah membawa nama baik sekolah di tingkat provinsi.
Dukungan ini juga datang dari para pelatih taekwondo yang melihat potensi besar dalam diri Elzar sejak awal. Ia dikenal cepat belajar, memiliki semangat pantang menyerah, dan selalu haus akan pengalaman baru. Kombinasi antara bakat dan kerja keras membuat Elzar mampu tampil maksimal di setiap pertandingan.
Menurut pelatihnya, kemenangan Elzar di Kejurda POPDA XIV bukan hanya karena kekuatan fisik, tetapi karena kematangan strategi dan kemampuan membaca gerakan lawan. Dalam setiap pertandingan, Elzar menunjukkan performa yang konsisten, menjaga jarak dengan cermat, dan melancarkan serangan tepat sasaran.
Momen Kemenangan yang Mengharukan
Pertandingan final menjadi momen paling menegangkan bagi Elzar. Lawan yang dihadapi memiliki pengalaman panjang dan teknik tinggi, namun Elzar mampu mengatasinya dengan ketenangan dan perhitungan matang. Dengan serangan cepat dan akurat, ia berhasil mengumpulkan poin demi poin hingga akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor unggul.
Begitu wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, sorak sorai penonton menggema. Air mata kebahagiaan tak bisa ia sembunyikan ketika medali emas dikalungkan di lehernya. “Saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Semua kerja keras akhirnya terbayar,” ucap Elzar penuh haru.
Inspirasi bagi Teman-Teman Sebaya
Prestasi yang diraih Elzar menjadi inspirasi besar bagi teman-temannya di SMA Negeri 3 Bandung. Ia menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan hasil dari latihan yang konsisten dan semangat pantang menyerah. Dalam kesehariannya, Elzar juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan gemar membantu teman lain dalam kegiatan olahraga di sekolah.
Guru olahraga SMA Negeri 3 Bandung menuturkan bahwa Elzar adalah contoh nyata siswa berkarakter unggul — sesuai dengan moto sekolah, “Knowledge is power but character is more.” Ia membuktikan bahwa pengetahuan dan karakter harus berjalan seimbang. Keberanian, disiplin, dan rasa hormat terhadap lawan menjadi nilai penting yang ia pegang teguh dalam setiap pertandingan.
Rencana ke Depan
Setelah keberhasilannya di tingkat provinsi, Elzar tidak ingin berhenti di sini. Ia bertekad untuk terus mengasah kemampuannya dan menargetkan bisa berlaga di tingkat nasional, bahkan internasional. “Saya ingin membuktikan bahwa atlet muda dari sekolah negeri juga bisa bersaing di level dunia,” katanya penuh semangat.
Untuk mencapai hal itu, Elzar kini lebih fokus menjaga kondisi fisik, memperdalam teknik bertarung, serta memperkuat mental bertanding. Ia juga aktif mengikuti kegiatan olahraga di sekolah untuk menularkan semangat dan motivasi kepada adik kelasnya yang berminat di bidang bela diri.
Makna di Balik Sebuah Medali
Bagi Elzar, medali emas yang diraihnya bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi pengingat dari perjuangan panjang yang penuh peluh dan doa. Ia percaya bahwa setiap proses memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada hasil akhir. “Setiap jatuh, setiap gagal, semua adalah bagian dari pembelajaran. Yang penting kita tidak berhenti berusaha,” tuturnya bijak.
Kemenangan Elzar di ajang Kejurda POPDA XIV Provinsi Jawa Barat menjadi bukti bahwa siswa SMA Negeri 3 Bandung tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berprestasi dalam bidang olahraga dan pengembangan karakter. Dengan semangat juang yang tinggi dan tekad yang kuat, Elzar membuktikan bahwa generasi muda masa kini mampu menjadi panutan bagi banyak orang.
baca juga artikel selanjutnya
Kylieca Laetizia Angela Rahman, Gemilang di Kancah Internasional Lewat Semangat Cheerleading