Anneke Nazeeya: Semangat Riset yang Berbuah Prestasi di Lomba Peneliti Belia Jawa Barat 2024

Dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif, kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis menjadi hal yang sangat berharga. Salah satu sosok inspiratif yang membuktikan hal itu adalah Anneke Nazeeya, siswi kelas X-7 SMAN 3 Bandung, yang berhasil meraih Juara I Bidang Ekonomi dalam ajang Lomba Peneliti Belia Jawa Barat 2024. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB ini mempertemukan para pelajar muda dengan ide-ide riset terbaik mereka.
Awal Perjalanan Anneke dalam Dunia Penelitian
Anneke dikenal sebagai siswi yang tekun, rasa ingin tahunya tinggi, dan selalu berusaha memahami sesuatu secara mendalam. Ketertarikannya terhadap bidang ekonomi muncul ketika ia menyadari bahwa banyak permasalahan sosial di sekitar yang berakar dari aspek ekonomi—mulai dari ketimpangan, perilaku konsumsi, hingga pengelolaan sumber daya yang tidak efisien. Dari situ, ia mulai gemar membaca literatur ekonomi sederhana, berdiskusi dengan guru, serta meneliti fenomena yang terjadi di lingkungannya.
Ketika sekolah membuka kesempatan bagi para siswa untuk mengikuti Lomba Peneliti Belia Jawa Barat, Anneke tak ragu untuk ikut. Ia melihat ajang tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah untuk menuangkan ide dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset ilmiah.
Ide Penelitian yang Membawa Juara
Dalam ajang tersebut, Anneke mengangkat topik riset yang relevan dengan kondisi perekonomian saat ini. Ia meneliti pengaruh perilaku konsumtif remaja terhadap manajemen keuangan pribadi, sebuah tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari pelajar. Melalui penelitian tersebut, Anneke menggali data dari teman-teman sebayanya di beberapa sekolah di Bandung, menganalisis pola pengeluaran, serta menghubungkan hasilnya dengan teori-teori ekonomi mikro.
Riset yang ia lakukan tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada aspek edukatif—bagaimana remaja bisa lebih bijak dalam mengelola uang saku dan memahami nilai dari setiap keputusan ekonomi yang diambil. Pendekatan inilah yang membuat karya Anneke dinilai unggul oleh dewan juri, karena tidak hanya ilmiah tetapi juga aplikatif dan berdampak sosial.
Tantangan dan Proses Belajar
Di balik prestasi gemilang ini, tentu ada proses panjang yang harus dilalui. Anneke mengaku sempat mengalami kesulitan dalam pengumpulan data dan penyusunan laporan penelitian. Ia harus belajar cara membuat instrumen kuesioner, mengolah data menggunakan metode statistik, hingga menulis laporan dengan sistematika ilmiah.
Namun dengan bimbingan guru pembimbing dan dukungan dari teman-teman di kelas X-7, semua tantangan itu berhasil dilalui dengan baik.
Menurut Anneke, pengalaman paling berharga dari lomba ini bukan sekadar piala atau sertifikat, tetapi proses belajar tentang bagaimana cara berpikir ilmiah, kritis, dan terstruktur. Ia juga merasa bangga bisa mewakili SMAN 3 Bandung dan mengharumkan nama sekolah di tingkat provinsi.
Dukungan dari Sekolah dan Guru
SMAN 3 Bandung memang dikenal sebagai sekolah yang aktif dalam mengembangkan potensi akademik dan karakter siswanya. Motto sekolah, “Knowledge is Power but Character is More”, sangat terasa dalam perjalanan Anneke. Ia tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga rendah hati, disiplin, dan memiliki semangat kolaboratif.
Guru pembimbingnya turut mengungkapkan rasa bangga karena Anneke mampu menyeimbangkan kegiatan belajar dengan proyek penelitian. Sikap konsisten, rasa ingin tahu tinggi, serta keuletannya menjadi kunci utama keberhasilannya dalam ajang ini.
Harapan dan Cita-cita ke Depan
Setelah meraih Juara I Bidang Ekonomi, Anneke tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia berencana melanjutkan penelitiannya dalam skala yang lebih luas dan berharap bisa berpartisipasi di ajang nasional. Dalam jangka panjang, Anneke bercita-cita menjadi ekonom atau peneliti sosial yang mampu menciptakan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.
Baginya, riset bukan hanya soal angka dan teori, tetapi juga tentang empati terhadap kondisi sosial. Ia berharap semakin banyak siswa yang tertarik untuk meneliti dan menyampaikan ide-ide mereka secara ilmiah.
Penutup
Prestasi Anneke Nazeeya menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan keingintahuan yang tinggi dapat membawa hasil luar biasa. Ia telah menunjukkan bahwa pelajar muda pun mampu menjadi agen perubahan melalui riset dan inovasi.
Kemenangan ini bukan hanya milik Anneke, tetapi juga milik seluruh keluarga besar SMAN 3 Bandung, yang terus melahirkan generasi cerdas berkarakter dan berprestasi.