Malika Sakhi – Sang Penerbang Semangat dari Tim Cheerleader SMAN 3 Bandung

Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia olahraga dan seni pertunjukan. Kali ini, nama Malika Sakhi, siswi kelas X-4 SMAN 3 Bandung, berhasil mencuri perhatian publik setelah sukses meraih Juara I Groupstunt Senior Allgirl Advance dalam ajang bergengsi APCC (Asian Pasific Cheer Cup) yang diselenggarakan oleh ICU (International Cheer Union). Ajang ini merupakan salah satu kompetisi cheerleading terbesar di kawasan Asia Pasifik yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara.
Bagi Malika, keberhasilan ini bukanlah hasil yang datang secara instan. Ia telah menekuni dunia cheerleading sejak duduk di bangku SMP. Kecintaannya terhadap olahraga yang penuh energi ini berawal dari ketertarikannya pada kombinasi antara kekuatan fisik, keindahan gerakan, dan kekompakan tim. Cheerleading, baginya, bukan sekadar olahraga, melainkan juga seni kolaborasi yang mengajarkan disiplin, kepercayaan, dan semangat kebersamaan.
Dalam kategori Groupstunt Senior Allgirl Advance, Malika dan timnya menampilkan rangkaian gerakan yang sangat kompleks. Mereka harus melakukan formasi angkat, lempar, dan pirouette di udara dengan koordinasi dan keseimbangan yang sempurna. Latihan intensif dilakukan selama berbulan-bulan sebelum lomba, melibatkan sesi fisik, mental, dan strategi yang matang. “Kami berlatih hampir setiap hari, bahkan hingga malam, karena setiap detail gerakan harus sempurna. Dalam cheerleading, kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” ujar Malika dengan penuh kesungguhan.
Penampilan tim Malika di ajang APCC (Asian Pasific Cheer Cup) benar-benar memukau. Mereka menampilkan koreografi penuh energi, musik yang memompa adrenalin, serta senyum yang tak pernah pudar meskipun tubuh harus menahan beban berat. Sinergi antar anggota tim menjadi kunci utama kesuksesan mereka. Malika sendiri berperan sebagai salah satu flyer, yaitu posisi penting yang diangkat dan dilempar ke udara dalam berbagai formasi stunt. Posisi ini membutuhkan keberanian tinggi, keseimbangan sempurna, dan rasa percaya penuh pada rekan setim.
“Awalnya memang menakutkan, tapi seiring waktu, saya belajar percaya pada tim. Cheerleading mengajarkan saya arti sesungguhnya dari kepercayaan dan kerja sama,” ungkapnya.
Kemenangan di tingkat Asia Pasifik ini menjadi kebanggaan besar bagi SMAN 3 Bandung. Kepala sekolah menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian Malika dan timnya. “Prestasi ini membuktikan bahwa siswa-siswi SMAN 3 Bandung tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar di tingkat internasional. Kami akan terus mendukung mereka untuk berkembang,” ujarnya.
Malika berharap prestasinya dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk tidak takut bermimpi besar. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, siapa pun bisa mencapai hal luar biasa. “Cheerleading mengajarkan saya bahwa tidak ada keberhasilan tanpa kegagalan. Kami jatuh berkali-kali saat latihan, tapi setiap kali jatuh, kami bangkit bersama,” ujarnya sambil tersenyum bangga.
SMAN 3 Bandung terus memberikan ruang bagi siswanya untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Dukungan sekolah, pelatih, dan keluarga membuat Malika mampu mengukir prestasi di kancah internasional. Dengan moto “Knowledge is Power but Character is More”, Malika membuktikan bahwa karakter yang kuat, kerja sama, dan disiplin dapat membawa seseorang melampaui batas yang pernah ia bayangkan.
Kini, Malika Sakhi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolahnya, tetapi juga menjadi simbol semangat generasi muda Indonesia yang berani tampil, berani bermimpi, dan berani berprestasi. Ia telah membuktikan bahwa kekuatan sejati tidak hanya datang dari otot, tetapi juga dari tekad, keberanian, dan semangat untuk terus terbang lebih tinggi — seperti teriakan khas cheerleader yang menggema penuh semangat: “We rise together!”
Keira Shareefa – Karateka Muda SMAN 3 Bandung yang Harumkan Nama Sekolah di Ajang Jawa Barat